Celebs

Cari Keyakinan, Morgan Freeman Kumandangkan Azan

Redaksi •    02 April 2016 | 07:33:38 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

 

FEM Indonesia - Walau memiliki nama besar dalam dunia acting di Hollywood namun soal keyakinan, actor Morgan Freeman tak mempercayai adanya Tuhan. Lantaran itu, laki-laki yang sukses meraih sejumlah penghargaan di ajang film, belakangan ini berusaha mencari keberadaan Tuhan. Tidak hanya itu, ia juga ingin tahu darimana asal manusia, kenapa ada agama dan masih banyak pertanyaan dalam pikirannya.

Sebab itu belum lama ini ia melakukan perjalanan ke berbagai negara untuk mencari jawaban tersebut kendati banyak perbedaan dalam masyarakat tentang keyakinan.

“Beberapa bulan belakangan ini, saya sudah berkeliling ke hampir 20 kota di 7 negara berbeda dalam perjalanan personal untuk menemukan jawaban dari misteri besar bernama keyakinan” kata Freeman.

Bahkan demi menggali keingintahuan dirinya, Freeman sempat melakukan berbagai kegiatan yang terkait dengan keyakinan yang dianut masyarakat di beragam negara, termasuk melantunkan azan. Selain itu, ia pun kerap berdiskusi dengan para akademisi mengenai arti hidup, baik di dunia maupun kehidupan di akhirat kelak.

“Saya sudah melantunkan azan di sebuah mesjid di Kairo, belajar meditasi dengan biksu dari aliran Buddha yang berasal dari garis keturunan reinkarnasi para Lama yang paling tua, mendiskusikan Galileo dengan kepala Papal Academy of Science dan mengekplorasi petunjuk pertama dari bagian kehidupan akhirat pada hieroglif di dalam piramid. Pada beberapa tempat saya menemukan jawaban-jawaban dan di tempat lainnya menuntun kepada pertanyaan-pertanyaan baru. Bagian konstan dari semua itu adalah kita ingin menjadi bagian yang lebih besar dari kita. Jika ada satu hal yang saya pelajari, itu adalah kita sudah menjadi bagian tersebut,” paparnya lagi.

Lantas apakah semua pertanyaan Freeman tersebut mendapat jawaban seperti yang diinginkan ? Lewat serial epik dari National Geographic Channel dan Revelations Entertainment, The Story of God with Morgan Freeman akan mencoba menayangkan jawaban yang dimaksud. Pada program yang tayang 3 April 2016 pukul 21.00 serta diproduseri Morgan Freeman, Lori McCreary dan James Younger tersebut pertanyaan besar soal Ketuhanan yakni penciptaan, siapakah Tuhan, kejahatan, mukjizat, hari Akhir/Kiamat dan kebangkitan akan diketengahkan.

Karena itu, pembawa acara dan narator Morgan Freeman pun pergi mengunjungi sekaligus menjelajah beberapa situs keagamaan manusia terbesar, termasuk Tembok Ratapan Jerusalem, Pohon Bodhi India, Kuil Maya di Guatemala dan Piramid di Mesir. Bahkan ia mengajak seorang arkeolog untuk mengungkap kepercayaan yang hilang seperti pemukiman Neolitik Catalhoyuk 7500 SM di Turki. Dari tempat-tempat yang didatangi, Freeman membenamkan diri dalam pengalaman relijius dan ritual di seluruh dunia dan menjadi subjek percobaan dalam laboratorium ilmiah untuk meneliti bagaimana batas-batas ilmu saraf bersinggungan dengan otoritas sejarah dari agama.

Lalu, apakah jawaban yang dicari berhasil ditemukan ?

“Saat kami merampungkan serial ini, kita mencari jawaban dari pertanyaan-pertanyaan besar umat manusia, tapi apa yang paling mengejutkan kita pada akhirnya adalah begitu personalnya jawaban itu untuk diri kita masing-masing,” kata Lori McCreary. 

“Tidak ada jawaban yang salah ketika itu berkaitan dengan Tuhan atau apa yang kamu percayai dan kami harap the Story of God akan membantu membuka sebuah dialog antar agama mengenai semua ide-ide dan nilai yang kita bagi, bukan yang kita pertentangkan,” tambah James Younger. [foto : dokumentasi/teks : denim]