Hot Profile

Nina Kurniasih, Bu Lurah Parung Panjang Yang Sebentar Lagi Akan Merilis Album Ramadhan

Redaksi •    25 April 2018 | 06:02:22 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Tak banyak yang tahu ada wanita bernama Nina Kurniasih adalah seorang wanita  yang menjabat sebagai Kepala Desa Parung Panjang, Kabupaten Bogor, juga seorang pedangdut tersohor. Kedua profesinya sampai sekarang masih dijalani. Namun ditanya seputar kedua karirnya, wanita yang akrab disapa Bu Kades Nina ini mengaku menomorsatukan pekerjaanya sebagai Lurah.
 
Saat dijumpai di Comedy Cafe, Thamrin City, Jakarta Pusat, bu kades yang pandai bergaul ini dahulu adalah seorang penyanyi, meskipun kini sudah menjabat sebagai seorang kepala desa, tapi kemampuannya dalam bernyanyi tetap ditekuni meskipun hanya di kalangan terbatas saja.
 
“Iya benar sekali saya ini dulunya seorang penyanyi, sudah banyak daerah yang saya kunjungi terkait adanya tawaran job off air di sejumlah daerah di tanah air, tapi nasib berkata lain, dari seorang penyanyi kini saya menjadi kepala desa yang mempimpin ratusan kepala keluarga di Parung Panjang”, katanya kepada sejumlah awak media saat hadir di ulang tahun Forwan (Forum Wartawan Hiburan) yang ke-4, Selasa (24/4/2018) malam.
 
bu lurah yang memiliki nama panggung sebagai Nina Hasyim ini juga mengungkapkan bahwa Ia akan segera merilis sebuah album miliknya yang bergenre religi berisi 10 lagu, yang diberi judul Bulan Ramadhan, yang rencananya akan diluncurkan pada bulan puasa ini.
 “Saya berharap lagu religi yang akan saya rilis nanti, nantinya bisa mengena di hati masyarakat dan bisa memberi inspirasi bagi semua orang”, beber Nina.
 
Meskipun mempunyai jadual kerja yang sibuk sebagai pemimpin desa dari hari senin hingga jumat, Nina meluangkan hari liburnya untuk bernyanyi. “Saya senang bertalenta menyanyi bisa menghibur dan juga membuat saya dekat dengan masyarakat dan media dan saya gunakan pada hari libur kerja,” tambahnya.
 
Makanya tidak heran, warga Parung Panjang yang telah mengetahui kepiawaiannya bernyanyi dangdut, kerap meminta bu lurah untuk menyumbangkan suaranya disetiap yang mereka gelar. “Setelah mengetahui kalau saya ini penyanyi, tak heran bila ada warga yang menggelar pesta hajatan baik perkawinan maupun sunatan, saya sering kali ditodong untuk menyumbangkan lagu, tapi tak mengapa, ini menjadi andalan saya untuk lebih merakyat dan dekat dengan masyarakat”, ungkapnya.
 
Sebagai wanita, Nina Hasyim pun berpesan bahwa seorang wanita itu di jaman sekarang harus pintar dan tangguh. Katanya, tidak boleh cengeng dan hanya menyandarkan hidup pada orang lain atau pasangannya saja, tetapi harus mandiri untuk menyongsong masa depan yang lebih baik, karena wanita adalah pendidik utama dalam keluarga yang akan melahirkan generasi masa depan yang cemerlang.
 
“Sebagai seorang perempuan saya berprinsip, mandiri, berpikiran maju, tapi tetap jangan sampai melupakan kodratnya sebgai ibu rumah tanga yang punya kewajiban mengurus anak dan suami di rumah”, tandas Nina tersenyum. [musasan]