Ragam

Jelang Pemilu, Organisasi Pewayangan Indonesia Nyatakan Sikap

Redaksi •    01 Maret 2018 | 10:52:10 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Tahun 2018, bangsa Indonesia memasuki tahun politik dengan diselenggarakannya proses demokrasi berupa Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah), Pileg (Pemilihan Legistatif DPR MPR sampai Pilpres (Pemilihan Presiden) 2019.
 
Menyikapi hal itu, Organisasi Pewayangan Indonesia menyatakan sikap untuk mendukung pemilu yang damai, jujur, dan bersih.
 
“Sebagai penggiat budaya rasanya tidak cukup diam dan pasrah. Diperlukan kesadaran untuk membangun relasi perdamaian sejati yang memperjuangkan nilai-nilai keberagaman dan kesetaraan. Dalam gerakan budaya ini, sumbangsih pemikiran dari kita, diharapkan dapat menginspirasi panggilan bersama untuk meretas damai di tengah  keberagaman secara rukun bermoral dan berbudaya. Pernyataan bersama  akan berisi harap­an – harapan agar pemilu terlaksana secara jujur. Dengan begitu, pemilu akan menghasilkan pemimpin – pemimpin yang tidak korupsi, anti  terorisme, dan anti penya­lahgunaan narkoba,” kata Kepala Bidang Humas, Sena Wangi (Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia) Eny Sulistyawati saat Deklarasi Pernyataan Bersama Organisasi Pewayangan Indonesia di Gedung Pewayangan Kautaman TMII, Jakarta Timur, Selasa (27/2/2018).

Eny menambahkan, bahwa saat ini bangsa Indonesia berhadapan dengan bahaya segregasi sosial di mana politik identitas mencuat. Saat ini telah terjadi kecenderungan yang mungkin dapat mengarah pada disintegrasi  bangsa, yang  ditandai dengan menurunnya sikap tenggang rasa dan toleransi. Gejalanya dapat dilihat dari menguatnya nilai-nilai primordialisme, fundamentalisme, dan radikalisme. Situasi ini dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Juga mampu mempertahankan dan memelihara kerukunan nasional dalam  wadah NKRI yang berdasarkan Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika yang penuh toleran­si dan saling menghormati keberagaman. Pernyataan bersama ini merupakan kesepakatan yang diambil melalui rapat gabungan dari sejumlah elemen Organisasi Pewayangan Indonesia, yang berlangsung sepanjang pagi hingga sore hari,” jelasnya.

Ditambahkan, peran komunitas pewayangan sangat penting dalam bidang pembangunan kebudayaan upaya mewujudkan masyarakat lndonesia yang rukun, damai, bermoral, dan berbudaya
 
Acara deklarasi yang digelar dihadiri oleh gabungan Sekretariat Nasional Pewayang­an Indonesia (Sena Wangi), Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI), ASEAN Puppetry Association Indonesia (APA-Indonesia), Union Internationale de la Marionnette Indonesia (UNIMA-Indonesia), dan Persatuan Wayang Orang Indonesia (Pewangi).