Ragam

32 Pejabat Penyelenggara Negara Dianugerahi Penghargaan Oleh BPI KPN PA RI

Redaksi •    28 September 2017 | 13:40:48 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia - Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawasan Anggaran Republik memberikan penghargaan kepada sejumlah penyelenggara negara sampai kepolisian dan kejaksaan.

Pemberian penghargaan digelar di Hotel Santika Teras Kota, BSD, Tangerang Selatan, Rabu malam (27/9).

Ketua Umum, BPI KPN PA RI TB. Rahmad Sukendar mengatakan bahwa pemberian penghargaan adalah puncak kinerja para anggota BPI dari 22 propinsi yang bekerja dalam mensurvei, memilih dan menyeleksi secara independen untuk penyelenggara negara. Salah satunya adalah award diberikan karena orang-orang yang dianggap telah mendapatkan cinta, disukai masyarakat, selain sukses karena kinerja.

"Penghargaan yang kita berikan adalah hasil penelitian yang telah dilakukan selama kurang lebih setahun terhadap kinerja kepala daerah di 22 provinsi. Dan itu mendapatkan ke pusat publik dalam arti kata pelayanan ke masyarakat sampai menyentuh ke sasaran seperti kepuasan publik terhadap pelayanan, pengawasan dan pengeluaran anggaran yang nilainya baik," jelas Rahmad dalam keterangannya (Kamis, 28/9).

Mengenai ada nama yang dicoret dalam daftar peraih penghargaan, salah satunya Bupati Kutai Kertanegara Rita Widyasari, Rahmad menyatakan bahwa semua nama yang masuk adalah hasil penelitian dan kajian tim independen. Namun, kalau ternyata dicoret adalah karena berbagai alasan masukan-masukan.

"Jika nama tersebut terpaksa dianulir karena Bupati Kukar Rita Widyasari tersangkut persoalan hukum di Komisi Pemberantasan Korupsi. Karena indikator yang diteliti adalah indeks kepuasan pelayanan publik dan juga pengelolaan anggaran yang masuk dan keluar untuk pembangunan daerah. Dalam hal itu, Ibu Rita termasuk dalam kriteria yang dinilai oleh lembaganya, dan kami tidak meneliti masalah gratifikasi atau korupsi yang melilit Rita. Yang kami nilai indeks kepuasan masyarakat akan kinerja beliau. Jadi untuk masalah gratifikasi kami tidak berkompeten menilai itu," papar Rahmad.

Tambah Rahmad, nama-nama penerima BPI Award 2017 adalah juga hasil sumber sampel data yang diperoleh dari kejaksaan negeri, pemda, survei masyarakat dan nominator yang memang sudah banyak menerima penghargaan.