Style

PayPro, Permudah Transaksi Secara Digital

Redaksi •    18 Mei 2017 | 13:57:52 WIB
Prahara Persatuan Artis Film Indonesia
( Foto:FEM | REDAKSI )

FEM Indonesia – Seiring perkembangan tehnologi, kehidupan masyarakat pun kian mudah, nyaman dan aman. Semisal tak repot membawa uang cash untuk melakukan transaksi. Adalah PayPro, sebuah layanan transaksi digital yang hadir dalam bentuk aplikasi. Aplikasi yang dapat didaftarkan melalui nomor telepon dari operator mana pun dan tanpa harus mempunyai rekening di bank tersebut sengaja dirancang agar memudahkan masyarakat untuk mengakses. Sehingga bisa dipakai bermacam-macam transaksi keseharian.

PayPro juga mengklaim melalui aplikasinya berbagai transaksi dapat dilakukan di semua tempat yang menjadi mitra. Seperti di 15 ribu Indomaret, 12 ribu Alfamart, semua provider, transportasi, tagihan listrik, BPJS, air, telepon dan sebagainya. Selain itu PayPro pula memberikan keuntungan dan reward kepada penggunanya, semisal 20 % untuk tiket commuterline, Indomaret, Alfamart. Sementara ada 20 token bagi yang bertransaksi tagihan listrik serta 40 % untuk grabbike dan grabcar.

“Bersama Indosat sebagai mitra strategis penjualan dan pemegang lisensi uang elektronik, setiap pengguna PayPro dipastikan akan memiliki fasilitas untuk membayar transaksi apapun. Dengan cara yang sangat mudah, hanya dengan satu aplikasi dari smartphone," ujar Chief Marketing Officer (CMO) PayPro, Heidi Bokau di sela peluncurkan PayPro di Bursa Efek Jakarta, Rabu (17/5).

Selain dipakai untuk pembayaran keperluan keseharian, lanjut Heidi, PayPro juga menyediakan fitur pembayaran QR code. Dengan memakai fitur tersebut masyarakat bisa menggunakan di ragam merchant, antara lain The Coffee Bean, Gramedia, Haagen Dazs dan Puyo.

“Ini menunjukkan kesiapan PayPro untuk bersaing dalam pembayaran digital kebutuhan life-style,” jelasnya.

Sementara untuk soal keamanan, pihak PayPro menjamin hal itu. Terlebih pengunaan aplikasi transaksi digital ini mudah dan cepat. Bahkan rencananya untuk menghadapi persaingan, sejumlah feature baru bakal dibenamkan pada tampilan PayPro agar target yang hendak dicapai terpenuhi.

“Justru harus lebih cepat dengan apdet feature-feature yang kita punya. Sehingga pencapaian target bisa tercapai. Untuk hadapi persaingan, kita selalu luncurkan aplikasi baru, lebih baru, simpel dan lebih cepat. Sekarang masih versi awal,” tutur Heidi optimis.

Pada peluncurkan PayPro, selain dihadiri perwakilan para mitra dan tenant, juga pimpinan PayPro seperti Heri Sunaryadi selaku Komisaris Paypro, Direktur PayPro David Santoso serta Subir Lohani Chief of Growth PayPro Subir Lohani. [foto/teks : denim]